Minggu, 09 Juni 2013

Tugas Makalah " Seni dan Budaya" Kalimantan Barat

Tugas Makalah MOWB (Masa Orientasi Warga Baru)
"Tahun Baru Padi di Desa Pasti Jaya Dusun Aping"




Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena Berkat Rahmatnya kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Tujuan kami dalam membuat makalah ini adalah untuk mengetahui seni dan budaya yang ada di Kalimantan Barat dan juga memenuhi tugas dari Badan Pengurus Asrama Rahadi Osman Solo dan Badan Pengurus Asrama Dara Djuanti.
Dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan dan kelemahannya. Dengan itu kami sangat mengharapkan koreksi dan saran perbaikan demi kesempurnaan makalah yang kami buat.
Kurang lebihnya kami ucapkan terimakasih kepada Badan Pengurus Asrama Rahadi Osman Solo dan Badan Pengurus Dara Djuanti.





Surakarta, 25 April 2013




Penyusun











BAB I
PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang
Desa Pasti Jaya adalah sebuah desa yang berada di Kecamatan samalantan Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat. Sebagian besar penduduknya Suku Dayak Kanyant, dimana mata pencaharian mereka dengan cara bertani untuk memenuhi kebutuhan dan kelangsungan hidup mereka. Pada umumnya cara bertani yang sering dilakukan adalah berladang dengan berpindah tempat ke tempat yang lainnya. Adapun cara bertani menggunakan alat-alat tradisional, dan sistem berladang itu sendiri yaitu dengan cara bergotong royong secara bergilir (Arisan) mengolah tanah kosong untuk dijadikan tempat bercocok tanam. Cara itu adalah cara yang digunakan oleh nenek moyang mereka dizaman dahulu kala.
Dengan seiring berjalannya waktu, cara bergotong royong tersebut mulai hilang dari masyarakat itu sendiri semua itu dikarenakan pengaruh teknologi yang semakin berkembang pesat sehingga itu tidak lagi berjalan sesuai apa yang telah dilakukan oleh nenk moyang mereka dizaman dahulu. Namun demikian tokoh pemuda adat, kepala adat dan tokoh masyarakat masih mempertahankan kebudayaan dan adat istiadat di daerah mereka, meski pengaruh dari luar yang masuk kedaerah Desa Pasti Jaya dan sekarang sudah berbaur dengan kehidupan mereka.
Adapun berbagai cara yang dilakukan oleh tokoh-tokoh pemuda adat dan tokoh masyarakat untuk memperkenalkan budaya mereka sendiri kepada generasi penerus yaitu dengan melibatkan para generasi penerus umtuk membantu (berpartisipasi) dalam penyelenggaraan acara “Tahun Baru Padi”.
Berdasarkan kenyataan tersebut maka penulis hendak mengangkat kembali topik mengenai budaya dan adat istiadat masyarakat Dayak Kanayant beserta upacara-upacara tradisionalnya yang ada di Desa Pasti Jaya dengan makalah “Upacara Tahun Baru Padi di Desa Pasti Jaya”.

1.2  Pemaslahan
Upacara Ritual Penyambutan “Tahun Baru Padi”


1.3  Tujuan
a.       Untuk memperdalam kebudayaan yang ada di Desa  Pasti Jaya.
b.      Memenuhi tugas dari BPA ( Badan Pengurus Asrama ) Rahadi Osman Solo dan BPA ( Badan Pengurus Asrama ) Dara Djuanti.


1.4  Ruang Lingkup
Berdasarkan latar belakang diatas, pada penulisan ini kami hanya membahas upacara tahun baru padi di desa pasti jaya.






BAB II
PEMBAHASAN


     A.    Upacara Tahun Baru Padi
Tahun baru padi menurut masyarakat yang ada di Desa Pasti Jaya adalah upacara ucapan rasa syukur kepada Sang Pencipta atau yang biasa disebut “Jubata”. Rasa ucapan syukur dilakukan supaya semua pekerjaan mereka diberi rezeki oleh sang pencipta , terutama dibidang pertanian atas hasil panen mereka. Upacara Tahun Baru Padi di Desa Pasti Jaya diselenggarakan setiap tanggal 14 Februari, dan itu wajib dilaksanakan setiap setahun sekali setelah panen padi. Pada umunya sebelum hari pelaksanaan masyarakat yang ada di Desa Pasti Jaya terlebih dahulu melakukan pembacaan doa-doa (nyangahatn) yang disebut Matik, hal ini bertujuan memberitahukan dan memohon restu kepada Jubata. Supaya acara tersebut bisa berjalan dengan baik dan tidak  ada gangguan dari hal-hal luar.

      B.     Sebelum Hari Pelaksanaan
Sehari sebelum pelaksanaan  masyarakat setempat menyiapkan persiapan untuk diharri perayaan , seperti merendam beras ketan untuk membuat  “Tumpi”, “Bontonk” dan “Lemang”, menyiapakan bahan-bahan untuk memasak, memotong ayam dan babi, karena ayam dan babi merupakan salah satu hewan yang wajib dikurbankan untuk memanggil roh nenek moyang (leluhur) untuk bisa datang, hal ini di karenakan pada zaman dahulu kala leluhur suku dayak kanayan’t yang ada di Desa Pasti Jaya telah menyiapkan hewan tersebut untuk dipersembahkan sehingga hal ini menjadi suatu tradisi yang turun temurun dari generasi ke generasi. Dalam upacara ini apa bila salah satu bahan sesaji yang tidak terpenuhi maka upacara dinyatakan batal karena apabila dilanjutkan akan berakibat fatal sepertyi salit untuk keluarga khusus nya dan pada umumnya Desa Pasti Jaya itu sendiri yaitu gagal panen.

      C.     Hari Pelaksanaan Perayaan
Pada saat hari perayaan, keluarga yang ada di luar Desa Pasti Jaya berdatangan untuk ikut serta berpartisipasi dalam merayakan dan memeriahkan Tahun Baru Padi bersama-sama. Biasa nya saat merayakan Tahun Baru Padi sekumpulan masyarakat dayak Desa Pasti Jaya saling bertukar beras hasil panennya hal ini di lakukan guna saling merasakan karena pada umumnya setiap petani itu menananam bibit padi yang berbeda-beda. Dalam hari pelaksanaan perayaan selalu dibuka oleh kepala suku ( kepala adat ) dimana kepala suku itu membawa mantra dengan bahasa dayak tujuannya untuk memanggil “Sang Pencipta” ( Jubata) dalam mantra itu bentuknya sperti ucapan-ucapan rasa syukur atas hasil panen serta menyerahkan hasil panennya untuk dipersembahkan guna meminta perlindungan agar hasil panen kian meningkat upacara ini juga memanggil kembali semangat padi.

       D.    Penutup Perayaan Tahun Baru Padi
Sesudah pelaksanaan perayaan Tahun Baru Padi masyarakat desa Pasti Jaya megundang tetangga, begitupun sebaliknya saling mengundang satu dengan yang lainnya untuk makan-makan dan kumpul bersama guna mempererat silahturahmi dan kekeluargaan dalam satu rukun tetangga, hal ini sudah menjadi budaya dayak dari zaman dahulu hingga di era modern sekarang ini. Sesudah perayaan Tahun Baru Padi para undangan bisa kembali ke rumahnya masing-masing.
















Gambar Tumpi






Gambar Lemang









BAB III
PENUTUP


A.    Kesimpulan
       Tahun Baru Padi adalah rasa ucapan syukur kepada sang pencipta atas berkat dan rezeki yang diberikan dari hasil panen padi. Tahun baru padi yang ada di Desa Pasti Jaya ini merupakan wadah setiap perayaan penyambutan hari besar perayaan tahun baru padi ( menyambut semangat padi baru untuk bisa dijadikan benih selanjutnya). Dalam acara perayaan tahun baru padi ini juga bertujuan mengingatkan kembali nilai-nilai adat istiadat serta hari besar penyambutan tahun baru padi.


B.     Saran
·         Sebagai masyarakat dayak kita dituntut untuk bisa melestariksan kembali adat istiadat di daerah kita masing-masing.
·         Kemajuan teknologi juga sebaiknya harus diimbangi dengan ketaatan terhadap norma dimasyarakat agar tidak terjadi penyimpangan.
·         Menjaga adat istiadat kita agar tidak pedar di era modern saat ini.











Daftar Pustaka










Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar